Jual Ikan Koi Blitar Tuai Berkah

Jual Ikan Koi Blitar Tuai Berkah

Jual Ikan Koi Blitar Tuai Berkah

Berkah muktamar ke – 33  Nahdlatul Ulama (NU) dirasakan banyak orang. Tidak terkecuali warga Jombang yang memilih menjadi Jual Ikan Koi Blitar dadakan selama event berlangsung. Mereka mangkal di depan SMA Negeri 1 Jombang, Jual Ikan Koi Blitar yang bersebelahan dengan lokasi utama muktamar di Jual Ikan Koi Blitar dadakan ini mengaku sengaja mangkal untuk meraup penghasilan tambahan. “Jual Ikan Koi Blitar dadakan ada sekitar 50 orang lebih. Kami mangkal sejak pembukaan muktamar. Setiap hari kami mangkal mulai dari pukul 07.00 WIB. Kami sengaja memanfaatkan situasi muktamar untuk mencari rejeki tambahan,”aku Hanafi (37), pekerja serabutan asal Kecamatan Ngoro yang alih profesi menjadi Jual Ikan Koi Blitar dadakan.

Hanafi menambahkan, tingginya minat peserta muktamar yang memanfaatkan jasa Jual Ikan Koi Blitar dadakan ini tidak lain karena lebih lincah ketika hendak menuju ke suatu tempat, dibanding dengan mengendarai mobil.  “Rata-rata mereka (muktamirin, red) minta Jual Ikan Koi Blitar ke suatu tempat sekitar Kota Jombang. Situasi jalan kan lagi ramai padat, sehingga kalau naik motor bisa lebih lincah dan cepat sampai,”tambahnya. Pernyataan serupa dilontarkan Udin (27) Jual Ikan Koi Blitar dadakan asal Kelurahan Kaliwungu Kecamatan Jombang. Menurutnya, tidak jarang muktamirin hanya sekedar ingin diantar ke makam Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang ada di komplek Pondok Pesantren Tebuireng Kecamatan Diwek, saat beristirahat di sela-sela kegiatan muktamar. “Waktu istirahat, ada yang minta diantar ke lokasi makam Gus Dur di Ponpes Tebuireng. Setelah itu kembali ke arena muktamar di alun-alun,”aku Udin.

Disinggung soal tarif, baik Hanafi maupun Udin menyatakan tarif tergantung jarak Jual Ikan Koi Blitar yang ditempuh. Namun demikian mereka dengan Jual Ikan Koi Blitar tukang ojek lainnya sengaja tidak mematok tarif yang mahal, karena memang sudah sesuai kesepakatan bersama. “Kalau tarif tergantung jarak. Misalnya ke Ponpes Tebuireng. Dari alun-alun ke lokasi berjarak sekitar 7 kilometer, kami buka harga Rp 30.000. Nanti yang Jual Ikan Koi Blitar boleh nawar. Tapi rata-rata kami ditawar Rp 25.000 kami siap berangkat. Kan sama-sama menguntungkan,” ujar Udin.  Lalu berapa orang muktamirin rata-rata yang Jual Ikan Koi Blitar? Udin mengaku tidak bisa memastikan jumlahnya. “Waktu awal pembukaan dulu rata-rata dapat enam penumpang. Tapi kini sedikit berkurang. Beberapa hari ini saya hanya dapat tiga penumpang. Meski begitu lumayan menambah penghasilan,” jelas Udin.

Udin dan kawan-kawan ini mengaku tidak mendapat larangan dari panitia untuk mangkal, asalkan memarkir motor Jual Ikan Koi Blitar dengan rapi sehingga tidak mempersempit jalur di sekitar area muktamar. “Pertama dulu didatangi panitia yang menanyakan kegiatan kami. Kami mengaku sebagai Jual Ikan Koi Blitar khusus peserta muktamar. Panitia tersebut mempersilahkan kami mangkal, asal tertib dan rapi,” pungkas Udin.

Posted in Ikan Koi