Sejarah Masjid agung al-karomah

Sejarah Masjid agung al-karomah

Sejarah Masjid agung al-karomah

Masjid agung al-karomah merupakan salah satu masjid terbesar yang terletak di kota martapura kabupaten banjar kalimantan selatan dan merupakan masjid terbesar di kalimantan selatan. Harga Kubah masjid agung karomah tersebut juga merupakan markah tanah dari kota martapura karena mudah diakses dari keseluruhan kota di kalimantan selatan karena terletak di jalan ahmad yani yang merupakan jalan utama atau jalan nasional antar kota terutama dari kalimantan timur arah utara hingga kota banjarmasin.

Arsitektur masjid agung al karomah

Kita bisa melihat dari segi arsitekturnya bentuk masjid agung al karomah martapura itu mengikuti masjid demak buatan sunan kalijaga. miniaturnya dibawah utusan desa dalam pagar dan ukurannya sangat rapi serta mudah disesuaikan dengan bangunan sebenarnya setelah memakai skala. hingga sampai saat ini bentuk bangunan masjid menurut kyai haji cholil rahman sekretaris umum di pengurusan masjid sudah 3 kali rehab dengan mengikuti bentuk bangunan modern dan eropa. sekarang masjid agung al karomah martapura terlebih terlihat lebih megah meski bergaya modern empat tiang ulin yang menjadi saka guru peninggalan bangunan pertama Harga Kubah masjid masih tegak di tengah. tiang tersebut dikelilingi puluhan tiang beton yang menyebar ke dalam masjid.

Bila arsitektur bangunan banyak berubah namun member tempat khotib berkhutbah yang berumur lebih satu abad sampai sekarang berfungsi mimbar berukiran untaian kembang dan berbentuk panggung dilengkapi tangga yang sampai sekarang masih berfungsi dan diarsiteki diarsiteki H. M mustafa.

Arsitektur masjid agung al karomah martapura tersebut menelan biaya 27 miliar pada saat terakhir sekitar tahun 2004 silam, banyak mengadopsi bentuk timur tengah. seperti atap dari kubah masjid al-karomah tersebut berbentuk bawang dan ornamen gaya belanda. semula atap masjid berbentuk kerucut dengan konstruksi beratap tumpang berdaya masjid tradisional banjar. setelah beberapa kali rehab akhirnya berubah menjadi bentuk kubah.

Pola ruang pada masjid agung al mukaromah ini jika mengadopsi pola ruang dari arsitektur masjid agung demak yang dibawa bersamaan dengan masuknya agama islam ke daerah ini oleh khatib dayan. karena mengalami perluasan arsitektur masjid agung demak nya hanya tersisa dari empat tiang ulin atau disebut juga tiang guru 4 di bagian di bangunan lama.

Tempat yang saka guru adalah yang melingkupi ruang cella atau ruang keramat. ruang celah yang dilingkupi dengan tiang – tiang guru terdapat di daerah di depan ruang mihrab yang berarti secara kosmologi telah lebih penting dari bentuk sejarahnya tiang guru 4 menggunakan tali alias radang yang ditarik beramai-ramai oleh datuk landak bersama masyarakat atas kodrat dan iradat tuhan yang maha esa yang guru 4 didirikan masjid.

Saat ini masjid agung al-karomah berdiri tegak dengan konstruksi beton dan rangka atapnya terbuat dari baja stainless yang terangkai dalam struktur space frame. untuk kubahnya dilapisi dengan bahan enamel. di dalam masjid sampai saat ini masih dapat ditemukan dan dilihat struktur utama masjid jami martapura yang tidak dibongkar sehingga dapat dilihat sebagai bukti sejarah mulai berdirinya masjid tersebut. Silahkan Klik Harga Kubah Masjid.

Posted in Masjid